yeah,mungkin memang pada nyatanya tak ada satupun yang bisa berjanji
tentang hati. entah kemana ia akan melangkah, seringkali tak sama dengan yang
direncanakan. sekuat apapun kita bilang "tidak", tapi hati memang
terlalu rapuh, perlahan ia akan mulai melangkah kepada "iya".
seharusnya saya mengerti itu. hufft... okelah, setiap manusia memiliki
jalannya sendiri-sendiri. ini keegoisan. tapi, bukannya saya tak pernah
mengatakan apa-apa. saya hanya mengatakan, pada akhirnya jalan mana yang
ditempuh, adalah haknya untuk memilih.
biarlah, toh kita sudah bukan anak kecil lagi.
ada yang bilang, itulah fungsi sahabat, memberi tahu, kalau memang ia
memilih hal yang berbeda, itulah haknya. dan kalau suatu hari dia bahagia,
sudah seharusnya saya bahagia. dan jika pada akhirnya akan ada sedikit atau
banyak airmata, sudah semestinya pula saya menjadi bahunya, menjadi
penyangganya, mendukungnya. untuk itulah peran saya di sini untuknya. mematikan
keegoisan, dan utamanya tak kan mengatakan : "kan sudah saya bilang"
kita kupu-kupu cahaya yang sudah selayaknya mengembara. mengumpulkan
serpih sinar kenangan, yang akan membuat indah puzzle hidup kita. sederhana
saja.
*10 hari jelang ultah TimMy, have a nice sleep.
0 penjejak:
Posting Komentar
Hey Kamu!
ya, kamu yang baru saja membaca posting ini. Gimana?
Isi komentar di bawah ya..
^^//