Halaman

Senin, 14 Februari 2011

I've never been perfect, but neither have you


sempurna...
ahh... rasanya masih terlalu jauh,.

tapi, memilih untuk menapaki jalan ini adalah memilih untuk menjadi sempurna.

tiba-tiba teringat tentang suatu hal,
hari itu liqo, ada tawaran jadi Mentor..
mau, mau banget.
katanya, "gelisah itu artinya kita mau maju..
kalo gelisah itu timbul, maka majulah.."

mau banget, tapi dengan keadaan saya yang sekarang terbesit pertanyaan : "apa pantas?"

"aku mauuu..... tapi maluuu...." ngutip lirik Gita Gutawa,
hahha...

selesai liqo, tapi keinginan itu masih menggema di hati. seperti menuntut..
lalu, saya bercerita lewat sms kepada seorang sahabat, yang cukup saya percaya kala itu.

jawabannya :
"hey, jadi murobbiah itu harus jadi panutan loh...
tapi...
aq sii ngedukung bgt kmu jd murobbiah...
knp?
1. mau ga mau kmu pasti bakal terus improve diri kmu.
2. murobbiah bukan brarti kmu harus bner2 baik.. tpi.. kmu bakal belajar jdi baik.. (8-10-10)"
(sms ini masih aku simpen sampe aku salin kesini.. :D)

dari sini aku belajar memahami...
bahwa, jalan ini adalah jalan yang kita pilih sendiri. tak hanya bagi mereka yang ingin menjadi murabbi(ah) atau mentor, tak hanya bagi para ustadz(ah), tapi bagi mereka semua yang memilih jalan hidup sebagai aktivis. kader dakwah pula katanya...

kita berada di jalan ini, bukan karena kita sudah sempurna. belum. tapi justru karena kita ingin jadi lebih baik...
karena itu kawan... karena itu sahabat... karena itu akhwat fiillah...
jangan merasa luka saat teguran dari murabbiah itu sampai kepada kita, jangan terluka saat sesama sahabat, sesama pejuang memberi kritik kepada kita. jangan terluka dan jangan menaruh dendam...

tapi, kawan...
sebagai yang memberi nasihat ada pula cara-caranya, kita tahu bagaimana cara yang baik. Aktivis juga manusia, tentu memiliki hati dan sensitifitas yang berbeda. belajar memahami satu sama lain...
jangan sampai niat baik kita bukannya sampai malah menyakiti..
jangan sampai sikap kita kepada sesama aktivis tidak lebih santun daripada sikap kita kepada sasaran dakwah...

kita memang belum sempurna, tapi manusia ada untuk saling mengakui eksistensi yang lainnya. untuk saling menyempurnakan satu sama lainnya...

0 penjejak:

Posting Komentar

Hey Kamu!
ya, kamu yang baru saja membaca posting ini. Gimana?
Isi komentar di bawah ya..
^^//