
kadang aku ingin melukis senyummu lewat langit yg perlahan menjadi jingga... aku merasa kau memang bukan siapa-siapa. sekedar mereka yg lewat. lalu pergi lagi... tapi, ada masa ketika aku termenung... diam.. dan tiba-tiba melihatmu tersenyum.. ada yg tertinggal setelah itu... aku ingin kau di sana, lebih dekat lagi... lalu kita berbincang bersama.. tentang "keegoisanku", tentang mentari mengapa ia bersinar, dan memancar lewat senyummu. tentang hal-hal yg berputar di kepala, dan tak ada yg bisa kutanyai selain kamu.. aku ingin kita sedikit berdiskusi tentang waktu yg terasa merambat atau berlari... sebuah rasa yg tak dapat kudefinisikan tepat sempurna... tapi, aku hanya diam.. membiar sunyi memecah keheningan... sebab aku mendengar simphoni-mu dalam diam.. kau tak kan mengerti.. seperti yg banyak org tak mengerti... terkadang aku begitu ingin kamu tahu. tapi, sudah sampai situ... ini caraku menyimpan rasa yg tulus... hingga saatnya tiba... :D
0 penjejak:
Posting Komentar
Hey Kamu!
ya, kamu yang baru saja membaca posting ini. Gimana?
Isi komentar di bawah ya..
^^//