Rabu, 12 Oktober 2011
bener-bener abstrak
Beberapa hari ini entah kenapa jadi sering sedih kalo kesinggung dikit, (atau memang sudah begitu sejak lama?)
:p
dan jadi ngerasa ga punya privasi.
Ahh...
mungkin emang saya aja yang cari-cari alasan.
Minggu, 02 Oktober 2011
October (1/4 x 100)
setiap bulan itu datang, sejak tiga tahun lalu, sulit mengabaikannya.
sekarang tanggal 2,
masih ada.. err... sekitar 3 minggu lagi,
entahlah, apa tahun ini aku bisa mengabaikannya?
^^"a
Kamis, 29 September 2011
Rasanya ga penting
ahh.. berulang kali aku menulis kalimat ini. mungkin yang sebenarnya ingin aku sampaikan adalah bahwa aku masih ingin berlari.
bertahan dengan cara sendiri, bukan berarti hilang dan mengisolasi diri. sederet nama ada dalam daftar kunjung blog. tulisan sederhana yang enak dibaca. ahh... aku cemburu.
sepertinya aku masih kurang membaca.
atau ini masalah hati?
Selasa, 28 Juni 2011
Ssshhh... -,-a
sshhh....niatny mau posting tentang sesuatu, tapi begitu liat grup kelas...
JEBRAK!
Aaaaahhh.....
ummiii.....
T.T
b.inggris ga dapet A, kalkulus lebih parah lagi..
jadi pengen nangis.
emang sih dah tau kalo ga dapet nilai bagus, tapi kalo mesti ngulang,...
nyedek juga rasanya..
-,-a
Jumat, 24 Juni 2011
libur akhir TPB
hahha, oke ga penting..
ada sedikit senang, ini liburan. masa terakhir TPB udah lewat dari lama. (rasanya sih emang udah lama). ada seseorang di kelas yang aku suka. ga sampe segitunya sih, cuma suka aja. beberapa hari yang lalu ketemu. senyumnya? masih tetep manis.
hahha...
beneran deh, kalo hape ga ilang, pasti udah di candid lagi. hahha...
aku suka senyumnya, padahal liatnya juga dari jauh. ga papa. toh intinya bukan disitu. suka aja. manis. jangan ditebak deh. aku ga mau ada temen yang makin ngerasa ga enak. toh aku cuma "sekedar" suka aja. mau ngoleksi senyumnya..
^^
dia ga fotogenik. ga bisa senyum kalo difoto langsung. tapi tiap di-candid aku huga heran, kenapa hasilnya bagus?
hahha...
okelah, yang penting aku suka senyumnya.
mungkin kalo udah di departemen ga akan ketemu lagi. tapi, ya sudahlah, jalani aja yang sekarang..
:D
Jumat, 17 Juni 2011
hampir muak dengan semua usaha-usaha dengan alasan biar jadi cantik. dengan cara yang seolah-olah untuk itulah seorang perempuan semestinya.dengan kata yang seolah tujuannya adalah agar "mereka" menoleh.
oh. plis. tolong!
bukan itu yang utama. hampir mau dibanting itu semua perawatan bla.bla.bla. siang. malem. cuci muka. bukannya malas ngurus. seneng banget masalah make up and bla.bla.bla itu.
tapi tolong, jangan kaitkan dengan siapapun dari spesies "mereka" itu.
biar ini berjalan apa adanya.
kita memang tak sama. dan tak kan pernah menjadi sama. jangan bandingkan saya dengan anda. sungguh, saya cukup tahu diri bahwa anda jauh di atas saya dalam segi apapun tentang bab ini.
jangan memaksa, jangan menuntut. jangan mencecar. saya sungguh tengah mencoba sabar dalam penantian.
kita berbeda. anda tak pernah sendiri, dan tak pernah dibiar sendiri. maka jangan buat saya rapuh dengan terus mencecar saya dengan hal yang sedang saya tahan semampu saya.
kita mencipta bahagia, seperti mentari yang memantulkan cahaya agar malam tak jadi gulita.
kita punya standar berbeda tentang suka, maka biarlah saya dengan apa yang tengah saya ciptakan.
sendiri, tak berarti nestapa.
justru saya melihat anda yang semakin rapuh karena kehadiran orang itu di sisi anda.
anda terlalu bergantung.
terlalu menuntut orang itu selalu ada untuk anda.
saya juga begitu saat dia ada. memang.
justru karena itulah saya tak lagi ingin menjalin apapun, saya ingin menjadi kuat. ini telah lewat satu tahun. dan saya merasa semakin kuat setiap harinya. tak lagi bergantung dengan dia yang mesti selalu ada.
saya juga rapuh. memang.
tapi saat ini saya tengah ingin menjadi kuat sendiri.
saya belum bisa sepenuhnya melupakan dia. memang.
tapi saya juga tak pernah ingin ia kembali.
saya ingin seseorang menoleh. memang.
tapi hanya seseorang.
menjadi cantik? memang. siapa lah yang tak ingin.
tapi yang terpenting adalah proses.
saya ingin menikmati prosesnya, menikmati waktu yang saya habiskan di depan kaca. dengan peralatan sederhana. saya suka. dan saya menikmatinya.
untuk saya saja. setidaknya saat ini.
menikmati berbagai krim itu di wajah saya, saya suka.
tapi perlahan saja.
jangan memaksa.
nanti saya hilang rasa.
ini tentang saya.
bukan tentang anda.
maaf, bila egois ini makin meninggi.
saya ingin anda diam, sementara saya menurunkan ego ini perlahan.
sudah itu? silahkan anda jabarkan lagi apa yang mesti saya benahi.
jangan memerintah.
anda sendiri tahu kalau gengsi saya begitu tinggi.
^^
Siang dan Malam
hari ini siang menagis.
siang yang selalu membimbing malam agar selalu tampak cerah.
hari ini siang menangis.
katanya, tak mampu ia sendiri.
berdiri dalam diam.
hari ini siang menangis.
ya, siang menangis.
kadang malam terfikir.
untuk apa menjadi cerah andai tak dapat berdiri sendiri?
untuk apa menjadi cerah andai malah terikat pada keramaian.
enggan terduduk dalam diam
hidup itu bisu panjang.
entah kapan berakhir saat seseorang tengah lelah angkat suara.
hidup itu bisu panjang.
saat yang lain diam, kita perlu sabar.
sedikit, tanpa berniat menyela apalagi menuntut.
malam tak mengerti mengapa siang selalu memaksanya jadi cerah?
katanya agar datang pelangi dan awan yang berarak bisa terlihat.
malam tak mengerti mengapa pelangi mesti datang?
atau awan mesti tampakkan diri?
kalau setelah itu, malah hadir luka yang tak bisa sembuh sendiri.
luka sepi.
malam makin tak mengerti saat siang tak kuasa menahan diri.
mencari awan yang mampu semarakkan langitnya.
mencari pelangi yang bisa mewarnai harinya.
langit siang adalah biru.
cerah.
dengan arakan awan yang berpindah,
pelangi yang sesekali hadir.
dan hujan.
langit malam adalah kelam.
dengan gemintang yang tak berpindah.
bulan yang temaram.
dan hujan.
tanpa awan, tanpa pelangi.
meski ada kalanya malam inginkan pelangi,
atau awan bisa terlihat.
tapi bukan itu yang utama.
malam selalu punya bintang,
yang diam.
ia tak pernah gulita sempurna.
kecuali sesekali, saat langit benarbenar tengah berduka.
siang menangis.
lalu malam bimbang,
"untuk apa menjadi cerah?"
Senin, 02 Mei 2011
It's Not Fair Enough
it's not fair enough. even I'm not as good as you or another girl around you, I almost fall in your eyes. I like everything about you. Your voice, your leadership. oh, come on, it'll not be a problem if you can see me as myself. if you can talk to me just like you talk with another girl.it's not fair enough. you can chat with another girl, and know her life deeply. you listen another girl's problem, you shed her tears. but you never look at me.
sometimes, you make me almost tired to stay in "this way". you care with another girl, but i'm not "them". I almost want to be another girl.
I'm tired to feel alone, and for many times, always there is someone who mad at me when I almost have a near boyfriend. I never want to be someone's girl. I just need to be his friend. but, hufft... I...
aish. I don't know what I feel exactly, I just need you smile at me. start a conversation with me. I just feel a little nervous when I stand in front of you, and want to start a conversation. I'm just a little girl who never stand around the boy.
it's not fair enough. But, what should I do? I just need to accept this. and hope, and pray, that someone will come over me someday. someone who understand me, someone who knows that I only can't talk easily to him. someone who knows that I just nervous to talk, that can hold my hand, and don't blame me for what I meant to do..
someday,...
and, for that day, I just need to be patient, again, and again...
even sometimes it's been so hard to do,.
Minggu, 01 Mei 2011
Harap Satu Masa
tapi, akan datang suatu masa. dimana kau bertemu seseorang yang mampu melihat rapuhmu saat mereka kira kau kuat. yang melihat kau mampu saat yang lain ragu. yang melihat airmatamu saat kau tertawa lepas bersama yang lainnya, dan melihat bahagiamu saat kau terdiam sendiri.
akan datang seseorang yang dapat melihat melewati tabir yang kau buat berlapis. yang mampu mengerti maksud hatimu meski telah kau pilin, kau hilangkan, dan kau tambahkan beberapa bagiannya. yang mampu mendengar apa yang sengaja tak kau katakan. yang mampu mengerti melewati segala penyangkalan dan penguatan yang kau katakan dengan begitu berbelit. akan ada seseorang yang mampu melihat matamu dan binra semua rasa, meski kau tengah terpejam.
harapan itu seperti tali. yang menghubungkanmu dengan nanti. kau hanya perlu memegangnya erat. sangat erat. agar tak sampai lepas.
harapan itu mentari. akan banyak keindahan yang dapat kau nikmati. menguapkan airmatamu.
harapan itu angin gunung yang berhembus mesra. yang menyelimutimu dalam gundahmu. meniupkan segala bimbangmu. memberikan ketenangan.
harapan itu cahaya kunang-kunang dalam malam sepi. yang dapat berikan kenyamanan meski kau belum menangkapnya. pijar-pijar kecil yang nampak rapuh, namun cukup untuk buatmu jadi kuat dan terbangkan dukamu.
harapan itu energi. yang bisa buatmu lupa bahwa kau telah lelah. membuatmu mampu mencapai apa yang disebut "menembus batas".
harapan itu, adalah sesuatu yang kau miliki, saat kau tak memiliki apapun lagi. harapan itu milikmu. yang tak kan dapat tercuri atau diambil paksa.
maka, sampai seseorang itu tiba. kau hanya perlu memegang harapan itu. kau hanya perlu tetap menjadi kuat. kau hanya perlu tersenyum. sampai seseorang itu tiba, maka bersabarlah. saat ia tiba, kau akan dapat berkesah, meski tanpa kata-kata. Ia, yang kan mengajarimu untuk jadi lebih kuat dari saat ini. maka, sampai saat itu tiba, ya, sampai saat itu tiba. kau hanya perlu untuk bersabar dan memegang harapan itu kuat-kuat.
Minggu, 03 April 2011
Titik Temu
perlahan lagu-lagu riang mulai menyanyikan hal yang berbeda
yang tak kau pahami,
tak kau mengerti
aku masih mencari sebuah titik temu
antara kau, aku, dan merekaada gelap, ada sunyi, ada cahaya
ingar bingar, yang tak lagi terasa menemani
kau pikir siapa kita?
tak bisa semudah itu menarikan hati
perjuangan,
perlahan, aku melihat kita telah beda cara makna
ini bukan hanya tentang kini
tak hanya tentang kita saja
kalau hanya itu, aku tak akan berfikir lama
ada sederet waktu setelah ini,.
lamanya?
setara dengan angka delapan yang tergelincir.
= tak terhingga.
masih ada selaksa massa menunggu kita
egoisme, tak kan bisa diterima
maka, pabila titik temu tak kunjung ada
bila mashlahat akan lebih banyak dari mudharat
ikhlaskan saja...
sebab rasa adalah dibangun,
bukan jatuh..
itu yang kupahami..
Minggu, 27 Maret 2011
Kelam
apa yang kau tahu tentang sunyi yang perlahan meraja?
apa yang kau rasa?
riangkah?
tenangkah?
perlahan cahaya mulai beringsut
memberi ruang gelap untuk merajut
apa kau tahu bagaimana sebuah dosa dirunut?
ada cerita tentang raja kelam,
bertabir benderang..
ada cerita tentang ratu cahaya,
yang hilang dalam tiada..
entah yang mana yang sesungguhnya,
seringkali mata tak mampu mencerna..
tanyakan tentang sunyinya malam...
keheningan?
atau rasa mencekam?
ini tentang bagaimana kau mau merasa..
maka tersenyumlah,
biar malam bisa jadi tempatmu rebah...
Ini Caraku Menyampaikan Rasa yang Tulus

kadang aku ingin melukis senyummu lewat langit yg perlahan menjadi jingga... aku merasa kau memang bukan siapa-siapa. sekedar mereka yg lewat. lalu pergi lagi... tapi, ada masa ketika aku termenung... diam.. dan tiba-tiba melihatmu tersenyum.. ada yg tertinggal setelah itu... aku ingin kau di sana, lebih dekat lagi... lalu kita berbincang bersama.. tentang "keegoisanku", tentang mentari mengapa ia bersinar, dan memancar lewat senyummu. tentang hal-hal yg berputar di kepala, dan tak ada yg bisa kutanyai selain kamu.. aku ingin kita sedikit berdiskusi tentang waktu yg terasa merambat atau berlari... sebuah rasa yg tak dapat kudefinisikan tepat sempurna... tapi, aku hanya diam.. membiar sunyi memecah keheningan... sebab aku mendengar simphoni-mu dalam diam.. kau tak kan mengerti.. seperti yg banyak org tak mengerti... terkadang aku begitu ingin kamu tahu. tapi, sudah sampai situ... ini caraku menyimpan rasa yg tulus... hingga saatnya tiba... :D
Kamis, 24 Maret 2011
Lelaki Senja

lelaki senja
yang menantang mentari
menggenggam cahay, merengkuh samudera
lelaki senja
dalam balutan sinar senja
menatap khatulistiwa
lelaki senja
terdiam menatap jauh
mengejar dengan tarian elang
mimpi terasa di genggamnya
lelaki senja
harapan dan usaha yang selaras
lelaki senja
menjaga tanpa menyentuh
terjaga tanpa menghindari
lelaki senja
menghangatkan hanya dengan tatapan
terasa dekat tanpa merapat
lelaki senja
biar aku merindukannya
Minggu, 13 Februari 2011
Seruni (1)

menyanyikan seruni..
masih sama, dendang sayup-sayup yang hilang di penghujung malam..
seruni menari..
menarikan asa biar masih bercahaya..
lalu terdiam,
sejenak...
sejenak saja biar tak lama dalam penantian..
Tapak-Tapak

hanya tapak-tapak mentari yang perlahan memudar..
hanya tapak-tapak senja yang perlahan menghilang..
berganti malam..
Sehari Sebelum Semester 2

sedikit curhatan sebelum balik lagi ke kampus tercinta yang asri nian.
kampus hijau katanya.
ntahlaa...
saya memang ingin UI, tapi iiah ingin saja. eh, dapetnya disini...
iia tak apa, syukuri saja. setiap tempat ada keunggulannya khan?
^^
Semester dua, besok udah dimulai.
Semester baru, mata kuliah baru...
mestinya lebih semangat.
sebenernya saya biasa aja. biasa banget,.
deg-degan malah...
ada olahraga,
ahh...saya suka senam. tapi takut olahraga.
yasudah, semoga dengan adanya matakuliah ini sakit saya bisa sembuh,.
:D
ada sosiologi, ada PKn, ada pelajaran IPS lain...
setidaknya kalo gga salah gga ada sejarah, yah...setidaknya.
saya gga terlalu suka IPS, yah...meskipun nilai IPA saya juga bukan "wah"..
ada bahasa Inggris.
yah...setidaknya ada yang saya suka..
Allah...
biar gimanapun juga semester ini, mesti lebih rajin.
mungkin saya akan belajar bawa buku kemana-mana...
hehhe...
:D
nilai kemarin kecil, ya gga masalah (usaha tenang,. :p) yang penting semester ini saya gga boleh males lagi...
bismillah,.
regards,

--runn4sungkar--
As Expected ... (again)

sama...
kata yang cowok : "semua cewek sama aja!"
kata yang cewek : "semua cowok sama aja!"
oke..
then, I feel this...
As expected..
entah untuk yang keberapa kali,.
bukannya sok jual mahal, boleh donk ngadain tes dikit-dikit.. hohho...
halah.. ciprut-ciprut, pretpret bilang mau setia, baru juga pdkt berapa lama ngerasa gga bakal diterima, then, give up...
"cari pacar baruuuu...." *nyanyi dengan merdunya*
halah...
w bukan org yg perfect, bukan cewek sempurna... jauuuuuhhhhh.... I know that. but, just same as you guys, who wanted to be the couple of someone perfect, me too...
gampang aja, type w gga panjang" amat qo...
setia, of course...
hohho... I do not believe in word : "w setia, I love you forever and ever"
so sorry, w bukan cewek yg kemakan kata itu, eneg sii iya. hahha... buktiin aja, baru juga pdkt seminggu-dua minggu trus nyerah... ke laut aja.
baru juga pacaran dikit langsung ngambek. langsung nuntut ini-itu. minta ini-itu. sorry, w mah w tendang aja kali..
yo, guys...
ini tuu baru ikatan rapuh, rapuh parah malah..
WTF, lu mau bilang ini "ikatan suci" and blah.blah.
buat w kaga ada istilahnya "love at first sight" ama "hubungan tanpa hukum",.
kaga bisa dituntut kalo sakit...
salah lu! salah w kalo w yg lakuin...
hahha...
oke, w sinis...
emang. kaga pake.
bodo amat lu mo bilang,"bokap-nyokap w pdkt bentar, pacaran, awet mpe skrg noh"
gidaahh...
itu bo-nyok lu, tapi bukan bo-nyok anak w...
hahha..
kaga pake, sehari dua hari kenal, nembak, bett...jadi dah...
kaga pake...
okelaa, andai nii w jadian, pertanyaannya: "mank ada yang mau ama w?"
kalo syarat w dia ikhlas sii hayu aja...
1. pdkt unlimited, mpe w mau...
2. pacaran kaga pake manja over...
3. anggap aja kaya sahabat,.
4. kaga pake pegang, peluk, cium, apadahh....
5. intinya saling lebih kenal masing-masing aja, cuma status.
err...
than, faktanya...
apa masih ada cowok kaya gitu jaman sekarang?
#anotherside

--runn4sungkar--
Seperti Langit Jakarta

apa iia...
sebuah rasa, sebuah cerita...
sejujurnya aku hampa..
namun, di sisi lain aku juga ingin merasa,.
agar bait-bait kataku terasa sedikit lebih bermakna,.
aku tak merindukannya,
bukan karena takut akan sakit sebab rindu itu,.
bukan itu.
aku tak merindukannya,
dan menjaga agar tetap tak merindukannya..
sebab aku masih menyayanginya,
dan berusaha untuk mencintai angin malam yang menjelma menjadi pagi,
suatu hari nanti..
mungkin malam ini langit kelam..
sebab biru gelap sekalipun tetap tak mewakili.
merah malah..
ini jakarta boy, kota yang tercemar polusi.
katanya.
aku belum memeriksa..
tapi biarlah,
di manapun itu,
langit pagi tetap selalu cantik, awan tetap putih,
asal tak mendung..
seperti ia yang entah kapan tiba..
aku hanya tak ingin memberinya rasa yang ter-polusi..
seperti langit jakarta...
#girlside

--runn4sungkar--
Rabu, 07 Mei 2008
just be a little star

kubyarkan mentari dengan sinarnya iiang menerangi
kubyarkan rembulan dengan indahnya menghiasi
kucoba diriku tuk pelajari keduanya
kubyarkan diriku menjadi bintang di kelam malam
coba terangi dengan sinarku iiang temaram
coba hiasi dengan diriku iiang tak besar
lalu kubiarkan diriku percaiia
bahwa puncak kekuatan iiang kudamba
terletak pada asa iiang kupunya
kubiarkan bintang menjadi adanya
tanpa paksaan tuq jadi rembulan atau mentari
dan disinilah aku sang bintang
yang mencoba terangi dan hiasi
dengan caraku sendiri
karena bintang kan selalu menjadi bintang
tak kan mampu menjadi mentari atau rembulan



