Halaman

Tampilkan postingan dengan label damnfeel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label damnfeel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Oktober 2011

That Person

aku jadi herann sendiri,
udah dua kali mau posting tentang orang itu, tapi gagal terus.
entah kenapa.

Rabu, 14 September 2011

Kumohon, Bahagialah....

tersenyumlaah...
kalau sudah jangan luka lagi, aku bahkan tak tahu kenpa, tapi setiap kali aku tahu kau rapuh, aku juga sesak. mungkin aku lebih rapuh, tapi, aku tak bisa menafikkan bahwa hal yang paling kubenci adalah melihat binar pada matamu hilang.
tersenyumlah, aku bahkan tak sanggup membayangkan bahwa kau sedang terluka.

tersenyumlah, sudah itu jangan terjatuh lagi.
aku tak ingin kau kembali ke tempat yang buatmu luka. jangan mengemis.
hey! lihat langit dan mentari yang bersinar di atas sana.
ini bukan tentang rassaku, ini tentang kamu!
tatap mentari yang bersinar di atas sana, kembangkan senyummu. berjalanlah dengan penuh harap, dan jangan mengemis kepada perempuan manapun.
entah kau mengerti atau tidak. ini tentangmu! sekali lagi, ini entangmu, bukan tentang rasaku! kau bahkan boleh menganggap aku telah mati. apa saja.
tapi jangan rapuh, jangan kembali ke tempat yang buatmu luka, ada lebih banyak orang yang menunggumu, kau tahu itu.
jangan mengejar-ngejar seperti itu...
jangan rapuh...

aku hanya tak mampu melihatmu luka.

Selasa, 13 September 2011

Can't even forget you

masih juga gabisa sepenuhnya lepas dari galau ini. asiik.. hahha..
gue juga bingung, orang lain mah udah ganti berkali-kali objek galau nya, sementara gue masih berusaha ngebersihin hati "sebersih-bersihnya" dari nama dia.
orang udah nangis, jatuh, ketemu orang lain lagi, bahagia, jatuh lagi, demen lagi.
sementara gue? satu prang aja belum beres-beres. padahal orang itu juga udah jadian lagi, udah putus lagi, dan galau lagi. dan gue? meski ga berharap sama sekali buat balikan, tapi tetep aja kadang ada kangen, ada rasa pengen ketemu, atau yang paling sederhana pengen ngobrol lagi sama dia, ketawa dan entah apa yang diobrolin.
kadang.
gue patah, gue nangis emang ga lama.
tapi, bekasnya tinggal di hati gue sampe sekarang.
wow!
hampir setahun ternyata, kalau ga salah hitung, ini udah bulan ke-11, dan gue masih ga bisa sepenuhnya lupa sama orang itu.
ini cuma kangen, bukan pengen balikan!

kalo kesannya gue menafikkan hati sendiri, yah, terserah..
mungkin bener juga.
can't even forget you, but don't wanna be with you anymore.
just a little complicated

Sabtu, 02 Juli 2011

Something Wrong

Bzzzt...bzzzt...
Ada yang salah sama ini mata, atau memori gue.
Kemarin ada 3 cowok yang gue liat mirip "dia", dan hari ini ada cewek yang gue liat mirip ama ceweknya "dia"
Oh gosh!
-,-a

Jumat, 17 Juni 2011

hampir muak dengan semua usaha-usaha dengan alasan biar jadi cantik. dengan cara yang seolah-olah untuk itulah seorang perempuan semestinya.

dengan kata yang seolah tujuannya adalah agar "mereka" menoleh.

oh. plis. tolong!
bukan itu yang utama. hampir mau dibanting itu semua perawatan bla.bla.bla. siang. malem. cuci muka. bukannya malas ngurus. seneng banget masalah make up and bla.bla.bla itu.
tapi tolong, jangan kaitkan dengan siapapun dari spesies "mereka" itu.
biar ini berjalan apa adanya.

kita memang tak sama. dan tak kan pernah menjadi sama. jangan bandingkan saya dengan anda. sungguh, saya cukup tahu diri bahwa anda jauh di atas saya dalam segi apapun tentang bab ini.
jangan memaksa, jangan menuntut. jangan mencecar. saya sungguh tengah mencoba sabar dalam penantian.
kita berbeda. anda tak pernah sendiri, dan tak pernah dibiar sendiri. maka jangan buat saya rapuh dengan terus mencecar saya dengan hal yang sedang saya tahan semampu saya.

kita mencipta bahagia, seperti mentari yang memantulkan cahaya agar malam tak jadi gulita.
kita punya standar berbeda tentang suka, maka biarlah saya dengan apa yang tengah saya ciptakan.
sendiri, tak berarti nestapa.
justru saya melihat anda yang semakin rapuh karena kehadiran orang itu di sisi anda.

anda terlalu bergantung.
terlalu menuntut orang itu selalu ada untuk anda.
saya juga begitu saat dia ada. memang.
justru karena itulah saya tak lagi ingin menjalin apapun, saya ingin menjadi kuat. ini telah lewat satu tahun. dan saya merasa semakin kuat setiap harinya. tak lagi bergantung dengan dia yang mesti selalu ada.

saya juga rapuh. memang.
tapi saat ini saya tengah ingin menjadi kuat sendiri.
saya belum bisa sepenuhnya melupakan dia. memang.
tapi saya juga tak pernah ingin ia kembali.
saya ingin seseorang menoleh. memang.
tapi hanya seseorang.
menjadi cantik? memang. siapa lah yang tak ingin.
tapi yang terpenting adalah proses.
saya ingin menikmati prosesnya, menikmati waktu yang saya habiskan di depan kaca. dengan peralatan sederhana. saya suka. dan saya menikmatinya.
untuk saya saja. setidaknya saat ini.
menikmati berbagai krim itu di wajah saya, saya suka.
tapi perlahan saja.
jangan memaksa.
nanti saya hilang rasa.

ini tentang saya.
bukan tentang anda.

maaf, bila egois ini makin meninggi.
saya ingin anda diam, sementara saya menurunkan ego ini perlahan.
sudah itu? silahkan anda jabarkan lagi apa yang mesti saya benahi.

jangan memerintah.
anda sendiri tahu kalau gengsi saya begitu tinggi.
^^

Siang dan Malam

hari ini siang menangis. ia cerah. polos. dan sederhana.
hari ini siang menagis.
siang yang selalu membimbing malam agar selalu tampak cerah.
hari ini siang menangis.
katanya, tak mampu ia sendiri.
berdiri dalam diam.

hari ini siang menangis.
ya, siang menangis.

kadang malam terfikir.
untuk apa menjadi cerah andai tak dapat berdiri sendiri?
untuk apa menjadi cerah andai malah terikat pada keramaian.
enggan terduduk dalam diam

hidup itu bisu panjang.
entah kapan berakhir saat seseorang tengah lelah angkat suara.

hidup itu bisu panjang.
saat yang lain diam, kita perlu sabar.
sedikit, tanpa berniat menyela apalagi menuntut.

malam tak mengerti mengapa siang selalu memaksanya jadi cerah?
katanya agar datang pelangi dan awan yang berarak bisa terlihat.
malam tak mengerti mengapa pelangi mesti datang?
atau awan mesti tampakkan diri?
kalau setelah itu, malah hadir luka yang tak bisa sembuh sendiri.
luka sepi.

malam makin tak mengerti saat siang tak kuasa menahan diri.
mencari awan yang mampu semarakkan langitnya.
mencari pelangi yang bisa mewarnai harinya.

langit siang adalah biru.
cerah.
dengan arakan awan yang berpindah,
pelangi yang sesekali hadir.
dan hujan.

langit malam adalah kelam.
dengan gemintang yang tak berpindah.
bulan yang temaram.
dan hujan.
tanpa awan, tanpa pelangi.

meski ada kalanya malam inginkan pelangi,
atau awan bisa terlihat.
tapi bukan itu yang utama.

malam selalu punya bintang,
yang diam.
ia tak pernah gulita sempurna.
kecuali sesekali, saat langit benarbenar tengah berduka.

siang menangis.
lalu malam bimbang,
"untuk apa menjadi cerah?"

Jumat, 10 Juni 2011

ditulis di kosnya wulan, 2 hari yang lalu... :D

*sementara orang itu setia menungu oranglain, aku malah tertatih sekedar untuk menyamai langkahnya*
kadang masalah rasa itu begitu lucu dilihat, begitu manis merangkai hubungan.
apakah lelahku salah tempat? tapi bila menghasilkan peningkatan, bagaimana?

**sebenarnya ini tak mesti tentang dirimu, hanya saja aku malu menemui Rabb-ku dalam keadaan masih sendiri**
ah... apalah saya ini, bukankah Allah telah menjamin syahid bagi hamba yang meninggal dalam keadaan menyimpan rasanya untuk waktu yang tepat.

Allah... seseorang itu dipilih karena *iman, nasab, harta, rupa* lalu... dipilih dari apakah saya? Rupa dan harta yang tak seberapa. Nasab? ah, saya khawatir mengecewakan, khawatir tak dapat seindah pasangan syurga itu. Maka, aku akan perlahan mencoba menapaki jalan yang dapat kutapaki. mengusahakan apa yang dapat kuusahakan. Shalihah (?). hahha, saya masih jauh dari kata itu, tapi izinkan aku mencoba. meski tak seanggun mereka, saya hanya ingin merasa saya bisa.

***ini tak mesti harus anda, saya hanya ingin mencoba jaddi yang terbaik. Agar, bila meski bukan anda, Allah akan memberi saya pengganti yang terbaik menurut-Nya*** :D

maka, izinkan saya menyimpan rasa ini, dan memperhatikan anda yang berkembang setiap harinya, dari tempat saya saat ini. maka izinkan saya menjadikan anda alasan, ah bukan, garis pertama dalam marathon pengembangan diri saya.

"Ahbabtu lak.. ^^"

Rabu, 25 Mei 2011

Freak Feel

oke, maaf sebelumnya,.
ini blog bakal banyak curhat kayanya..
hehhe...

langsng aja dah, ga panjang sih, cuma mau curhat aja...

lagi iseng buka twitter ternyataaa....
twewewew...
ada orang ituuuu.....
T.T
hiks,.
ga bisa bebas ngegalau di twitter lagi...

-,-a

Senin, 02 Mei 2011

It's Not Fair Enough

it's not fair enough. I almost fall in your smile. but you never give me your smile when we meet, and there are just me and you.
it's not fair enough. even I'm not as good as you or another girl around you, I almost fall in your eyes. I like everything about you. Your voice, your leadership. oh, come on, it'll not be a problem if you can see me as myself. if you can talk to me just like you talk with another girl.
it's not fair enough. you can chat with another girl, and know her life deeply. you listen another girl's problem, you shed her tears. but you never look at me.
sometimes, you make me almost tired to stay in "this way". you care with another girl, but i'm not "them". I almost want to be another girl.
I'm tired to feel alone, and for many times, always there is someone who mad at me when I almost have a near boyfriend. I never want to be someone's girl. I just need to be his friend. but, hufft... I...
aish. I don't know what I feel exactly, I just need you smile at me. start a conversation with me. I just feel a little nervous when I stand in front of you, and want to start a conversation. I'm just a little girl who never stand around the boy.
it's not fair enough. But, what should I do? I just need to accept this. and hope, and pray, that someone will come over me someday. someone who understand me, someone who knows that I only can't talk easily to him. someone who knows that I just nervous to talk, that can hold my hand, and don't blame me for what I meant to do..
someday,...
and, for that day, I just need to be patient, again, and again...
even sometimes it's been so hard to do,.

Senin, 04 April 2011

"Anda Terlalu Gemilang buat Saya"

Seberapa jauh anda mengenal saya?
Maaf, tiba-tiba mengingat satu hal lagi. menyebalkan.
Apa?

Okelah, ada baiknya. mungkin. suatu hari nanti saya mungkin akan tahu dimana letak baiknya.
 tapi belum sekarang, belum saat ini.

entah. kadang, memaafkan anda adalah hal paling sulit untuk saya lakukan. hampir menjadi sangat sulit.

saya ingat satu malam. tanpa sengaja bertemu anda di jalan. warung tenda pinggir jalan dekat kampus. sebenarnya bukan pinggir jalan juga. karena memang di situ tempat biasa kami membeli makan. dan bukan tempat yang sepi juga. terbilang cukup ramai malah menurut saya.

satu malam, saya dan teman saya bertemu anda. tanpa sengaja. sungguh, tanpa sengaja. saya akui tampilan saya memang berantakan. malam itu saya hanya memakai jilbab langsungan yang dimasukkan ke dalam jaket, kaos, rok, tanpa kaos kaki, dan sendal tertutup. okelah, saya akan maklum kalau anda memprotes tampilan saya. saya akan maklum kalo anda memprotes saya yang malam itu tak memakai kaos kaki, atau jilbab yang saya masukkan ke jaket. okelah, saya akan terima.

tapi, bukan itu yang anda sangsikan. saya bertemu anda tanpa sengaja. benar-benar tanpa sengaja. dan bukan maksud saya memanggil anda. bahkan saya SAMA SEKALI tak sadar kalo ada anda disana. bukan permintaan saya kalo teman saya memanggil anda. sekali lagi, saya TIDAK TAHU anda ada disana.

beberapa hari setelah itu, seorang teman lainnya bertanya pada saya. saya jawab seadanya. apa adanya. sebagaimana saya biasanya. meski agak heran juga. lalu ia menjelaskan kalo anda menanyakan padanya tentang perempuan yang keluar malam. dan anda tidak setuju. TANPA TAWAR-MENAWAR. berbagai alasan teman saya itu utarakan, meski dia tak tahu siapa yang anda maksud. tapi, entah bagaimana pada akhirnya saya dan dia beranggapan kalo orang yang anda maksud adalah saya.
okelah.anda bisa bilang saya terlalu "serasa". terserah.
tapi, kalo toh iya, itu memang saya, tak bisakah anda bilang langsung saat itu di depan saya? atau setidaknya lewat sms atau telpon? apa saya pernah marah kalau anda menyalahkan saya? mengoreksi saya? saya justru marah kalo anda tak mengatakannya langsung pada saya.

entah, luka karena hal kecil itu memang masih terasa sampai sekarang.
maaf, saya memang bukan "perempuan" yang anggun. jauh dari kata feminin. maaf, kalo saya tak sekalem yang lain. maaf. tapi, apa bahkan anda tak melihat saya layak sebagai "perempuan"? apa anda memang melihat saya terlalu jauh dari definisi "perempuan" itu sendiri?
maaf, kalo memang saya jauh.....sangat jauh dari definisi anda.
tapi, saya tak pernah merasa liar. saya bukan perempuan yang begitu saja senang keluar malam.
tapi maaf, saya masih punya harga diri. masih punya perhitungan.

mungkin anda berfikir, kenapa saya bisa se-merasa terluka begini hanya karena hal itu?
memang. sebab anda BELUM mengenal saya. belum BENAR-BENAR mengenal saya. saya tidak suka kalimat anda, "Dengan alasan apapun, perempuan gga boleh keluar di atas maghrib."
Anda fikir, apa yang saya lakukan?
apa menjaga diri dari sakit itu suatu kesalahan?

entahlah, anda begitu rancu bagi saya saat ini.

mungkin, saya bisa membalas perkataan anda dengan : "Kalau saya yang sekedar keluar nyari makan malam anda salahkan, lalu bagaimana dengan anda yang jalan bareng cewek ke bioskop?"
entahlah, saya terlalu abstrak melihat cara berfikir anda.
dalam pandangan saya, pandangan anda tentang mana yang bisa ditolerir dan tidak nampaknya terbalik.
entahlah, saya tidak mengerti anda. SANGAT tidak mengerti anda saat ini.

anda TERLALU gemilang buat saya....

Minggu, 03 April 2011

Titik Temu

mulai merajut senja dengan cahaya
perlahan lagu-lagu riang mulai menyanyikan hal yang berbeda
yang tak kau pahami,
tak kau mengerti

aku masih mencari sebuah titik temu
antara kau, aku, dan mereka

ada gelap, ada sunyi, ada cahaya

ingar bingar, yang tak lagi terasa menemani

kau pikir siapa kita?

tak bisa semudah itu menarikan hati

perjuangan,
perlahan, aku melihat kita telah beda cara makna

ini bukan hanya tentang kini
tak hanya tentang kita saja
kalau hanya itu, aku tak akan berfikir lama

ada sederet waktu setelah ini,.
lamanya?
setara dengan angka delapan yang tergelincir.
= tak terhingga.

masih ada selaksa massa menunggu kita
egoisme, tak kan bisa diterima

maka, pabila titik temu tak kunjung ada
bila mashlahat akan lebih banyak dari mudharat
ikhlaskan saja...

sebab rasa adalah dibangun,
bukan jatuh..

itu yang kupahami..

Minggu, 27 Februari 2011

Hanya Ingin Pantas


Aku... hanya ingin menjadi pantas bagimu..
maaf, mungkin aku memang jauh dari makna "wanita" yang mampu mengayomi. yang begitu pandai mengerjakan pekerjaan rumah. yang begitu anggun, hati-hati, dan lembut. aku juga tak secantik atau semanis wanita yang hadir dalam hidupmu. entah itu figuran, numpang lewat, atau sempat singgah.

aku begitu malu sesungguhnya tentang hal itu. merasa begitu tak sempurna dari apa yang kau harapkan selama ini.

tapi, sebelum aku bertemu denganmu. dalam diam, aku begitu ingin menjadi pantas bagimu.
namun, aku begitu pemalu dan minder. hingga tak cukup berani menunjukkan keinginan ini pada mereka yang telah terlanjur melihatku "tak bisa apa-apa" sebagai perempuan.

sungguh, aku hanya ingin menjadi pantas bagimu.
sebab itu aku akan mencoba. belajar tentang apa yang belum jua kutemui keasyikkan di dalamnya.
sebab itu aku berusaha menahan, meski sesekali tebersit rasa ingin dimanja sebagaimana gadis sekarang pada umumnya.

aku hanya ingin menjadi pantas bagimu.
karena itu aku ingin hati ini bisa lupa tentang mereka yang pernah ada dan goreskan rasa.

aku hanya ingin menjadi pantas bagimu.
melihatmu sebagai dirimu. orang yang memang untukku.

aku hanya ingin menjadi pantas bagimu.
hingga cukuplah aku yang hadir dalam retinamu.
meski saat itu kita tak bertemu.

aku hanya ingin menjadi pantas bagimu.
seperti Siti Khadijah dan Nabi Muhammad,
seperti Pak Habibi dan Bu Ainun,
seperti orangtuaku.

aku hanya ingin menjadi pantas bagimu.
Pantas bagi semangat juangmu,
Pantas bagi rasa sayangmu,
Pantas bagi pesonamu,
Pantas bagi ke-bapak-an mu.

aku hanya ingin menjadi pantas bagimu.
maka aku hanya ingin mampu berlari lurus,
menuju titik cahaya dalam hidupku

aku hanya ingin menjadi pantas bagimu,

Langit yang Sama


langitmu masih sama khan?

dalam sayup malam,
sesekali terdengar desir angin.
lembut...
hampir tak terdengar..

tapi bersamanya,
kutitipkan berjuta asa,
dalam setiap detik yang singgah di inderamu.


tak hanya langit,
aku mengukir cerita dalam setiap kerlip bintang..
masih tentangmu.

dalam sunyi..

aku lebih menyukainya begitu.
biar lebih banyak warna yang bisa kugariskan di langit kita nanti.


aku menyimpan cahaya,
memunguti rintik hujan.

untuk hari dimana aku bisa bebas habiskan masa di sisimu.

mengubah cahaya menjadi pelangi yang lebih dari tujuh warna.
mengubah rintik hujan, menjadi embun saat kau mulai lelah...


aku masih menatap langit...
sebab aku merasa,
entah dimana kau melakukan hal yang sama..

meski aku tak dapat menatap langsung ke dalam riak matamu..
setidaknya,
ya, setidaknya,
aku masih bisa melihat hal yang sama denganmu.
dan mengumpulkan semua hal yang bisa buatmu selalu tersenyum...

pink side,
--runn4sungkar--

Jumat, 18 Februari 2011

Hanya Tak Bisa


bayangmu...
pelangi yang tak berwarna...

dirimu...
melodi yang tak dapat didengar telinga...

rupamu...
gambaran yang tak dapat dibayang imaji...

semua tentangmu...
adalah apa yang disebut cita...

biar lepas,
mewarnai dengan tinta tak kasat mata.
mendendang dengan irama tanpa suara.

merubah, tanpa memaksa...

Minggu, 13 Februari 2011

As Expected ... (again)


sama...
kata yang cowok : "semua cewek sama aja!"
kata yang cewek : "semua cowok sama aja!"

oke..
then, I feel this...

As expected..
entah untuk yang keberapa kali,.

bukannya sok jual mahal, boleh donk ngadain tes dikit-dikit.. hohho...
halah.. ciprut-ciprut, pretpret bilang mau setia, baru juga pdkt berapa lama ngerasa gga bakal diterima, then, give up...
"cari pacar baruuuu...." *nyanyi dengan merdunya*

halah...
w bukan org yg perfect, bukan cewek sempurna... jauuuuuhhhhh.... I know that. but, just same as you guys, who wanted to be the couple of someone perfect, me too...

gampang aja, type w gga panjang" amat qo...
setia, of course...
hohho... I do not believe in word : "w setia, I love you forever and ever"
so sorry, w bukan cewek yg kemakan kata itu, eneg sii iya. hahha... buktiin aja, baru juga pdkt seminggu-dua minggu trus nyerah... ke laut aja.
baru juga pacaran dikit langsung ngambek. langsung nuntut ini-itu. minta ini-itu. sorry, w mah w tendang aja kali..
yo, guys...
ini tuu baru ikatan rapuh, rapuh parah malah..
WTF, lu mau bilang ini "ikatan suci" and blah.blah.
buat w kaga ada istilahnya "love at first sight" ama "hubungan tanpa hukum",.
kaga bisa dituntut kalo sakit...
salah lu! salah w kalo w yg lakuin...
hahha...

oke, w sinis...
emang. kaga pake.
bodo amat lu mo bilang,"bokap-nyokap w pdkt bentar, pacaran, awet mpe skrg noh"
gidaahh...
itu bo-nyok lu, tapi bukan bo-nyok anak w...
hahha..

kaga pake, sehari dua hari kenal, nembak, bett...jadi dah...
kaga pake...

okelaa, andai nii w jadian, pertanyaannya: "mank ada yang mau ama w?"
kalo syarat w dia ikhlas sii hayu aja...
1. pdkt unlimited, mpe w mau...
2. pacaran kaga pake manja over...
3. anggap aja kaya sahabat,.

4. kaga pake pegang, peluk, cium, apadahh....

5. intinya saling lebih kenal masing-masing aja, cuma status.


err...
than, faktanya...

apa masih ada cowok kaya gitu jaman sekarang?

#anotherside

--runn4sungkar--