Sayang dengar, kadang kita tak mampu mengungkapkan apa yang ada dalam hati kita. bukan karena tak ada kata yang dapat mewakili. hanya saja kadang alasan yang dirasa, terlalu sederhana dan khawatir mengada-ngada.
seperti kisah anak sungai dan pohon kering. meski tahu bahwa air ingin ia tak lagi kering, pohon kering itu tak dapat berkata bahwa ia ingin lebih, tak sekedar air semata. ada hal yang ia ingin raih sendiri, mungkin sinar matahari, mungkin pula angin yang kadang membawa oksigen atau karbon dioksida.
seperti pohon kering, ia tak ingin menyalahkan air sungai atau alirannya. hanya saja ia berfikir bahwa air sungai sama sekali tak salah. begitupun sekitarnya. ia hanya ingin mencari cara untuk bisa tumbuh lebih tinggi lagi, sudah itu berbuah.
Jika sudah berbuah, pohon kering itu ingin sungai bisa menikmatinya.
Tapi pohon kering hanya takut tak bisa mewujudkan. bukan, pohon kering takut mimpinya tak sebanding pengorbanan yang diberikan air sungai. maka ia diam. dan hanya diam.
Ia hanya tak tahu cara berbicara. ia hanya tak mampu menahan rasa sayangnya. ia hanya terlalu menyanyanginya, hingga khawatir itu muncul melebihi kadar yang seharusnya.
rangkaian kata yang indah :)
BalasHapus