Halaman

Senin, 14 November 2011

Sebuah Kesadaran

"beramallah walau lelah, beramallah walau jenuh, beramallah walau merasa sakit?"

mengapa anda harus totalitas dalam dakwah ini?
sebuah pertanyaan yang disampaikan pada Daurah Itsbat 47 LDK Al-hurriyah pagi kemarin ini. Andailah boleh aku ingin tak menjawabnya. Tapi, karena ini wajib akhirnya aku menjawabnya juga. Ada yang meringis di dalam sini, mungkin sedikit kesadaran yang masih tersisa. Tersindir oleh jawaban sendiri.

Sebab sesuatu yang dikerjakan tanpa totalitas tak akan menghasilkan output yang maksimal pula. Kepercayaan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya apabila para pelaku dakwah memiliki totalitas dalam mengemban amanahnya.

apakah saya sudah cukup memiliki totalitas dalam dakwah ini? Jauh di lubuk hati, ah, tak terlalu jauh sebenarnya. Jawabannya tidak. Rasa lelah itu sering muncul. Bukan lelah karena merasa terlalu banyak amanah. Bukan jenuh karena amanah yang mengantri untuk diselesaikan, bukan sakit karena dicaci sebab memikul amanah ini.

Dan, saat si kakak mengatakan, "bagaimana mungkin amal jama'i bisa terwujud jika para pelaku dakwahnya memiliki banyak masalah internal yang menunggu untuk diselesaikan"

Lalu, saya berkata dalam hati, "bagaimana kamu bisa merasa cukup pantas berada di sana sementara amalan kamu kacau, dan diri kamu masih belum cukup dewasa dalam menyikapi diri kamu sendiri?"

Hey, menyadari sebuah kelemahan itu adalah hal yang menyebalkan. Sakit. Tapi mungkin hati aku memang tengah butuh rawat inap.

Ya Allah, kesadaran itu bukan untuk membuat kita mengalirkan air mata. Tapi untuk membuat kita tahu bagaimana meneruskan langkah.

1 komentar:

Hey Kamu!
ya, kamu yang baru saja membaca posting ini. Gimana?
Isi komentar di bawah ya..
^^//